TVRINews – Kyiv
Ukraina Tawarkan Keahlian Tempur dan Targetkan Kerja Sama Teknologi Kecerdasan Buatan dengan Amerika Serikat
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mendesak Amerika Serikat untuk segera meresmikan kesepakatan bilateral skala besar terkait pengembangan pesawat tanpa awak (drone), di tengah meningkatnya intensitas serangan udara jarak jauh Kyiv yang berhasil membakar sejumlah fasilitas minyak di wilayah dalam Rusia.
Dalam wawancara bersama program Face the Nation di saluran televisi CBS, Zelenskyy mengungkapkan bahwa meskipun Washington sebelumnya telah menyatakan minat untuk menguji dan mempelajari sistem nirawak milik Ukraina di berbagai medan baik udara, darat, maupun laut sebuah dokumen kerangka kerja resmi hingga kini belum kunjung ditandatangani.
Ukraina saat ini tengah berupaya meyakinkan Presiden AS Donald Trump, yang sebelumnya cenderung skeptis terhadap kapasitas militer Kyiv. Zelenskyy menegaskan bahwa kerja sama ini akan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
"Perusahaan-perusahaan Amerika memiliki teknologi kecerdasan buatan (AI) canggih yang tidak kami miliki. Sebaliknya, kami memiliki banyak hal yang tidak mereka miliki, berkat pengalaman luas kami di medan perang. Saya pikir kerja sama ini bisa menjadi sangat besar. Untuk itu, kami membutuhkan Presiden Trump untuk mengatakan 'ya'," ujar Zelenskyy, seperti dikutip dari narasi resminya pada Senin 1 Juni 2026.
Kyiv mencatat bahwa sejumlah negara di Timur Tengah dan Eropa telah bergerak lebih cepat dengan menyepakati kontrak pengadaan drone pertahanan serta pelatihan personel dari Ukraina. Saat ini, Ukraina juga sedang mematangkan kesepakatan serupa dengan Uni Eropa.
Kilang Minyak Rusia Terbakar
Di medan perang yang kini memasuki hari ke-1.559, strategi perang asimetris Ukraina lewat keunggulan drone kembali menyasar infrastruktur energi Rusia. Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengonfirmasi bahwa rentetan drone mereka berhasil menghantam kilang minyak milik Rosneft di Saratov, wilayah barat daya Rusia, dan memicu kebakaran hebat. Gubernur setempat, Roman Busargin, membenarkan adanya serangan tersebut.
Selain di Saratov, operasi udara Ukraina juga menjangkau target yang berada lebih dari 1.200 kilometer dari garis depan, yakni stasiun pompa Lazarevo di wilayah Kirov. Fasilitas ini memegang peran krusial dalam menyalurkan minyak mentah dari Siberia menuju Belarus. Serangan drone lain juga dilaporkan membakar depot bahan bakar di wilayah Rostov.
Eskalasi Korban Sipil dan Isu Kemanusiaan
Sementara itu, situasi di dalam negeri Ukraina tetap membara akibat serangan balasan Rusia. Di wilayah utara Chernihiv, serangan drone Moskow menewaskan seorang pengemudi truk dan memutus aliran listrik bagi sedikitnya 40.000 warga.
Serangan udara Rusia juga menghantam kota Dnipro dan sebuah kilang minyak di Rivne, menyebabkan satu orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka.
Sebaliknya, otoritas lokal yang ditunjuk Rusia di wilayah pendudukan Kherson melaporkan sebuah drone Ukraina menghantam gedung apartemen di kota Henichesk, menewaskan seorang anak dan melukai 11 warga sipil.
Guna memperkuat benteng pertahanan udara yang kian menipis, Zelenskyy mengonfirmasi bahwa Ukraina telah menerima sistem peluncur rudal Iris-T tambahan dari Jerman. Meski efektif mencegat drone dan jet tempur, Iris-T diakui belum mampu menandingi efektivitas sistem Patriot dalam menghalau rudal balistik.
Di sisi diplomasi humaniter, Zelenskyy menyampaikan keprihatinan mendalam terkait nasib anak-anak Ukraina yang dideportasi secara paksa oleh Rusia. Kyiv mengklaim memiliki bukti bahwa anak-anak tersebut didoktrin dan dilatih secara militer untuk bertempur melawan negara asal mereka sendiri.
Isu penahanan anak-anak ini sebelumnya telah membuat Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin atas dugaan kejahatan perang.
Menutup keterangannya, Zelenskyy menyatakan targetnya untuk mendorong percepatan negosiasi perdamaian sebelum musim dingin tiba, memanfaatkan posisi strategis Kyiv yang dinilai kian menguat.










