TVRINews, Jakarta
Kontingen Indonesia menambah dua medali emas pada ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 melalui cabang olahraga para renang dan para tenis meja pada Kamis, 22 Oktober 2026. Dua emas tersebut disumbangkan oleh Abdil Madjid Rahman dan pasangan ganda campuran Barce Layaba/Leli Marlina.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Nurmala Kartini P. Sjahrir, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perjuangan para atlet Indonesia yang berhasil mengibarkan Merah Putih dalam ajang olahraga disabilitas tingkat Asia tersebut.

“Puji syukur dan terima kasih atas tambahan medali emas dari Abdil Madjid dan Barce Layaba/Leli Marlina hari ini. Indonesia makin perkasa dengan menunjukkan performa kuat dalam setiap ajang pertandingan. Total 10 medali emas dan catatan rekor dari para atlet telah membawa harum Indonesia di ajang ini. Jaga stamina dan kumandangkan terus lagu Indonesia Raya dalam laga-laga berikut. Doa dan dukungan dari KBRI Tokyo serta warga Indonesia di Jepang selalu menyertai kawan-kawan semua,” ujar Dubes Kartini dalam keterangan yang diterima tvrinews, Jumat, 23 Oktober 2026.
Medali emas pertama pada Kamis diraih Abdil Madjid Rahman dari nomor 100 meter gaya dada putra klasifikasi SB7. Bertanding di Nagoya City General Gymnasium, Jepang, Abdil mencatatkan waktu 1 menit 20,26 detik.
Catatan tersebut mengungguli atlet Tiongkok, Zhang Yilong, yang finis dengan waktu 1 menit 21,98 detik dan meraih medali perak.

Emas berikutnya dipersembahkan pasangan Barce Layaba/Leli Marlina dari cabang para tenis meja nomor ganda campuran kelas XD10. Keduanya memastikan gelar juara setelah mengalahkan pasangan Korea Selatan, Kim Younggun/Moon Sunghye, dengan skor 3-1 pada partai final.
Sebelumnya, Indonesia telah mengoleksi delapan medali emas dari sejumlah cabang olahraga. Atlet para renang Maulana Rifky Yavianda menyumbangkan dua emas melalui nomor 100 meter gaya bebas putra S12 dan 100 meter gaya punggung putra S12.
Dari cabang para atletik, I Kadek Dwi Purwana Yasa meraih emas pada nomor lempar cakram putra F57, sedangkan Karisma Evi Tiarani menjadi yang terbaik pada nomor 100 meter putri T63.
Sementara itu, atlet para balap sepeda Muhammad Fadli Imammuddin menyumbangkan emas dari nomor individual pursuit 4.000 meter putra C4.
Tiga medali emas lainnya berasal dari cabang boccia. Handayani meraih emas nomor individu putri BC1, Gischa Zayana pada nomor individu putri BC2, serta Felix Ardi Yudha dari nomor individu putra BC2.
Tambahan dua emas pada Kamis, 22 Oktober 2026 membuat Indonesia kini mengoleksi 10 medali emas, 11 perak, dan 31 perunggu di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.
Meski berhasil menambah pundi-pundi medali, kontingen Indonesia masih berada di peringkat kesembilan klasemen sementara perolehan medali.










