TVRINews, Tokyo
Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir, secara resmi menyerahkan Surat Kepercayaan (Credentials) kepada Kaisar Jepang, Yang Mulia Naruhito. Upacara seremoni berlangsung penuh khidmat di Istana Kekaisaran Jepang, Tokyo, Selasa 18 Agustus 2026.
Penyerahan Surat Kepercayaan tersebut dilaksanakan sehari setelah peringatan HUT RI ke-81. Dalam tradisi kekaisaran yang khas, Dubes Kartini dijemput oleh protokol Istana Kekaisaran di Stasiun Tokyo sebelum diantarkan menuju Istana Kekaisaran.

Saat seremoni berlangsung, Kaisar Naruhito didampingi oleh Menteri Transformasi Digital Hisashi Matsumoto. Sementara Dubes Kartini didampingi oleh Wakil Kepala Perwakilan serta para Koordinator Fungsi dari KBRI Tokyo.
Seusai seremoni, Dubes Kartini mengungkapkan isi perbincangannya bersama Kaisar Naruhito yang turut menyampaikan rasa simpati hingga pesan hangat untuk Pemimpin Indonesia.
“Dalam perbincangan dengan Yang Mulia Kaisar Naruhito, beliau ikut prihatin dengan terjadinya bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Beliau juga sampaikan telah bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Tokyo pada Maret lalu dan menyampaikan salam hormat untuk Presiden RI. Kaisar juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat saat melakukan kunjungan ke Indonesia bersama Yang Mulia Permaisuri Masako pada 2023. Beliau mengharapkan bahwa hubungan Indonesia-Jepang berjalan dengan baik dan lebih ditingkatkan di masa-masa mendatang,” terang Dubes Kartini dalam keterangannya, Selasa.
Dalam kesempatan tersebut, Dubes Kartini menyampaikan kesiapan Indonesia untuk terus meningkatkan kerja sama bilateral di berbagai sektor. Ia juga mengapresiasi kemajuan Jepang dalam memadukan nilai tradisional dan teknologi.
Sebelumnya, Dubes Kartini tiba di Jepang pada 12 Februari 2026 dan menyerahkan salinan Surat Kepercayaan kepada Dirjen Protokol Jepang pada 17 Februari 2026. Selain diplomasi bilateral, pelayanan dan perlindungan WNI menjadi prioritas utamanya.
Dubes Kartini juga menyoroti pentingnya peran masyarakat Indonesia yang berada di Jepang sebagai representasi bangsa.
“Jumlah warga Indonesia di Jepang terus bertambah. Saat ini terdapat lebih dari 260 ribu WNI di Jepang. Tentu kita sangat mengharapkan kolaborasi dengan masyarakat Indonesia di Jepang selaku duta-duta bangsa. Menjadi representasi dari ke-Indonesia-an kita. Saya percaya orang Indonesia bukan hanya terkenal ramah tapi juga sangat adaptif dengan budaya di tempat baru. Saya berharap kita semua dapat bekerja keras secara profesional. Mampu menyesuaikan diri dengan kebudayaan setempat. Tanpa menghilangkan esensi dari kebudayaan sendiri. Saya yakin hal itu bisa diterapkan seluruh warga Indonesia yang tinggal di Jepang,” tambahnya.










