TVRINews, Jakarta
Robert Francis Prevost asal Amerika serikat resmi terpilih sebagai Paus ke-267 setelah para kardinal menyelesaikan konklaf dan menentukan pemimpin baru Gereja Katolik.
Usai terpilih, Robert Francis Prevost memperkenalkan diri kepada dunia serta mengumumkan nama baru yang akan ia gunakan selama masa kepausannya.
Sebelumnya, dunia menyaksikan momen bersejarah dari Vatikan pada Kamis, 8 Mei 2025, ketika asap putih mengepul dari cerobong Kapel Sistina.
Asap tersebut menjadi tanda bahwa konklaf telah berhasil memilih Paus baru. Beberapa menit kemudian, lonceng Basilika Santo Petrus berdentang, menandakan bahwa Gereja Katolik kini memiliki pemimpin baru, yakni Robert Francis Prevost.
Asap putih itu bukan sekadar asap biasa. Selama berabad-abad, simbol ini telah digunakan oleh Gereja Katolik untuk memberi tahu umat bahwa seorang Paus baru telah terpilih.
Tradisi ini kemudian dilanjutkan dengan pengumuman resmi dari balkon Basilika Santo Petrus, dengan kalimat Latin "Habemus Papam", yang berarti "Kita memiliki Paus".
Saat asap putih mengepul, ribuan umat dan wisatawan yang memadati Lapangan Santo Petrus bersorak gembira.
Banyak di antara mereka menangis haru, berdoa, dan menyanyikan lagu-lagu rohani, menandai awal baru bagi Gereja Katolik setelah wafatnya Jorge Mario Bergoglio, yang dikenal sebagai Paus Fransiskus, pada Senin, 21 April 2025.
Terpilihnya Robert Francis Prevost menandai awal dari era baru, dengan fokus pada kesederhanaan, perhatian terhadap kaum miskin, serta reformasi dalam tubuh Gereja.










