TVRINews – Sao Paulo
Pemilu Presiden Brasil Masuki Babak Penentu di Tengah Bayang-Bayang Putaran Kedua.
Jelang pemungutan suara putaran pertama pemilihan presiden Brasil, dua kandidat utama, petahana Luiz Inacio Lula da Silva dan Senator Flavio Bolsonaro, menutup masa kampanye mereka pada Sabtu 3 Oktober 2026 dengan mengerahkan gelombang massa terbesar di sejumlah titik strategis negara bagian Sao Paulo dan Rio de Janeiro.
Lula mengakhiri rangkaian kampanyenya melalui aksi long march di sepanjang Jalan Augusta, Sao Paulo, yang menarik puluhan ribu simpatisan. Panitia penyelenggara mencatat sekitar 150.000 pendukung memadati kawasan tersebut, melampaui rekor kehadiran pada kampanye pemilu sebelumnya di tahun 2022.
Di hadapan massa pendukungnya, Lula menegaskan bahwa pemilu kali ini bukan sekadar kontestasi politik biasa, melainkan momentum penentuan arah masa depan bangsa.
"Pemilu ini adalah pilihan antara demokrasi dan barbarisme," ujar Lula saat berorasi di atas kendaraan kampanye.
Ketua Partai Pekerja (Workers' Party), Edinho Silva, menambahkan bahwa antusiasme publik mencerminkan tren politik yang kian berpihak pada petahana di tengah dinamika politik regional Amerika Latin.
"Berbeda dengan negara-negara Amerika Latin lain yang sempat dilanda gelombang kanan, di sini di Brasil kami justru melihat gelombang dukungan yang kuat berpihak kepada kami," ucap Edinho.
Di sisi lain, kubu oposisi sayap kanan tetap menunjukkan optimisme tinggi. Senator Flavio Bolsonaro, yang mewakili kubu konservatif, menyerukan kepada seluruh pendukungnya untuk datang ke tempat pemungutan suara dan meyakini kemenangan dapat diraih dalam satu putaran penuh.

(Senator sayap kanan sekaligus kandidat presiden Brasil dari Partai Liberal (PL), Flavio Bolsonaro (tengah), bsaat kampanye akbar di zona barat Rio de Janeiro, Brasil, pada Sabtu, 3 Oktober 2026. [Foto: AFP])
"Saya yakin segalanya telah berada di tempat yang tepat bagi kita untuk memenangkan pemilihan ini pada putaran pertama," ujar Flavio di hadapan para pendukungnya dalam konvoi sepeda motor di Santa Barbara d’Oeste.
Dalam kesempatan tersebut, Flavio tampak membawa atribut kampanye berupa poster bergambar ayahnya, mantan Presiden Jair Bolsonaro, yang saat ini masih menjalani tahanan rumah akibat putusan pengadilan terkait kasus sengketa hasil pemilihan umum 2022 lalu.
Berdasarkan regulasi pemilu setempat, jika nenhum kandidat berhasil mengamankan lebih dari 50 persen suara sah dengan mengecualikan suara kosong dan tidak sah pada pemungutan suara putaran pertama, dua kandidat dengan perolehan suara tertinggi akan kembali berhadapan dalam putaran kedua pemilihan presiden yang dijadwalkan pada 25 Oktober mendatang.










