TVRINews, Aichi
Tim Bulutangkis Putra Indonesia meraih medali emas perdana bagi kontingen Merah Putih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Emas tersebut diraih setelah Indonesia mengalahkan China 3-2 pada laga final di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Nagoya, Kamis, 24 September 2026.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang Nurmala Kartini Sjahrir mengapresiasi perjuangan seluruh pemain, terutama Mohammad Zaki Ubaidillah atau Ubed yang tampil sebagai penentu kemenangan pada partai kelima.
Ubed berhasil mengalahkan tunggal putra China Weng Hongyang dalam dua gim langsung dengan skor 23-21, 21-13. Kemenangan tersebut sekaligus memastikan Indonesia meraih emas pertama di Asian Games 2026.

“Kibaran Merah Putih dan lagu Indonesia Raya akhirnya dapat berkumandang di arena Asian Games 2026. Sebuah prestasi yang sangat membanggakan dan tentu membawa harum nama Indonesia,” ujar Kartini dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Kamis, 24 September 2026.
Ia menyebut perjuangan Ubed dan seluruh tim tidak terlepas dari dukungan pelatih, ofisial, serta doa masyarakat Indonesia.
“Perjuangan keras dari Mohammad Zaki Ubaidillah dan tim bulu tangkis Indonesia tentu tidak lepas dari dukungan para pelatih, ofisial, serta tentunya doa dari segenap rakyat Indonesia. KBRI Tokyo dan seluruh warga Indonesia di Jepang mengucapkan selamat dan sukses selalu untuk skuad Merah Putih di ajang Asian Games 2026,” kata Kartini.
Kartini menambahkan KBRI Tokyo bersama masyarakat Indonesia di Jepang akan terus memberikan dukungan kepada para atlet Indonesia yang berlaga di ajang internasional.
“Kami terus mendukung putra-putri terbaik Indonesia dalam setiap ajang internasional seperti halnya Asian Games 2026 ini,” ucap Kartini.
Indonesia mengawali final dengan hasil kurang menguntungkan. Jonatan Christie yang turun pada partai pertama belum berhasil menyumbangkan poin setelah dikalahkan Shi Yuqi dua gim langsung 13-21, 18-21.
China kemudian memperbesar keunggulan menjadi 2-0 setelah pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kalah dari Liang Weikeng/Wang Chang melalui pertandingan tiga gim, 20-22, 21-19, 14-21.
Dalam kondisi tertinggal dua poin, Indonesia mulai bangkit melalui Alwi Farhan. Tunggal putra kedua Indonesia tersebut mengalahkan Li Shifeng dalam pertandingan tiga gim dengan skor 23-21, 15-21, 21-16.
Momentum kebangkitan berlanjut pada partai keempat. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil mengalahkan He Jiting/Liu Yi dengan skor 23-21, 21-10.
Hasil tersebut membuat kedudukan kembali imbang 2-2 dan memaksa penentuan juara berlangsung melalui partai kelima.
Indonesia kemudian menaruh harapan kepada Ubed. Menghadapi Weng Hongyang, Ubed tampil tenang dalam laga penentuan tersebut.
Pada gim pertama, Ubed terlibat persaingan ketat hingga akhirnya menang 23-21. Memasuki gim kedua, pemain muda Indonesia itu mampu mengendalikan permainan sejak awal dan menutup pertandingan dengan kemenangan 21-13.
Ubed pun mengantarkan Indonesia membalikkan keadaan dan meraih kemenangan 3-2 atas China untuk merebut medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Hasil tersebut menjadi emas pertama Indonesia pada Asian Games 2026. Berdasarkan perolehan sementara hingga Kamis, 24 September 2026, Indonesia mengoleksi satu emas, empat perak, dan 15 perunggu.










