Para pejabat tinggi Iran serta saudara-saudara dari pemimpin tertinggi pada hari Minggu 5 Juli 2026 menghadiri salat jenazah Ayatollah Ali Khamenei.
Ratusan ribu massa meneriakkan "Kematian bagi Amerika" dan "Kematian bagi Israel", sembari menyerukan pembalasan atas serangan 28 Februari yang menewaskan pemimpin tertinggi berusia 86 tahun tersebut beserta sejumlah pejabat penting lainnya, yang sekaligus menjadi pemicu pecahnya perang.
Beberapa kelompok garis keras bahkan menyerukan pembunuhan terhadap Presiden AS, Donald Trump.
Pemimpin tertinggi Iran yang baru, Ayatollah Mojtaba Khamenei, hingga kini belum muncul dalam rangkaian prosesi pemakaman yang berlangsung selama beberapa hari.









