TVRINews, Florida
Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) meluncurkan pesawat antariksa ke salah satu bulan planet Jupiter, Europa, yang dianggap sebagai salah satu tempat paling menjanjikan di tata surya, untuk mencari kehidupan di luar Bumi. Peluncuran dilakukan pada Senin, 15 Oktober 2024, waktu setempat.
NASA menyatakan, misi tersebut bertujuan untuk mempelajari bulan yang diselimuti es, yang diyakini memiliki lautan bawah tanah yang luas dan layak untuk dihuni.
“Ilmuwan yakin Europa memiliki kondisi yang sesuai di bawah permukaan esnya untuk mendukung kehidupan," kata Wakil Administrator Asosiasi Direktorat Misi Sains NASA, Sandra Connelly, dikutip Selasa, 16 Oktober 2024.
Wahana antariksa bertenaga surya, Europa Clipper, yang membawa 9 instrumen ilmiah, diluncurkan dengan roket SpaceX Falcon Heavy dari Pusat Peluncuran Luar Angkasa Kennedy di Tanjung Canaveral, Florida, Amerika Serikat.
Setelah menempuh jarak 2,9 miliar kilometer, dalam perjalanan yang berlangsung sekitar 5 setengah tahun, Europa Clipper akan memasuki orbit di sekitar Jupiter pada tahun 2030.
Para ilmuwan sangat tertarik pada lautan air asin yang dari pengamatan sebelumnya diketahui berada di bawah lapisan es Europa.
Europa Clipper adalah pesawat antariksa terbesar yang pernah dibangun NASA untuk misi antariksa, berukuran panjang sekitar 30,5 meter, lebar sekitar 17,6 meter, dan berat sekitar 6 ribu kilogram.
Pesawat antariksa ini lebih besar dari lapangan basket, karena memiliki panel surya yang besar untuk mengumpulkan sinar matahari guna memberi daya pada instrumen ilmiah, elektronik, dan sistem lainnya.
Baca Juga: Korban Tewas di Lebanon Akibat Serangan Israel Meningkat Menjadi 2.306 Orang










