TVRINews, Jepang
Pemerintah Jepang terus mendata tingkat kerusakan akibat gempa bumi yang terjadi menewaskan sedikitnya 12 orang, menghancurkan bangunan dan jalan-jalan utama, serta memutus aliran listrik ke sebagian besar rumah ditengah cuaca yang sangat dingin.
Di kota Nanao di Ishikawa, salah satu daerah yang terkena dampak paling parah, sebuah mobil tertimpa bangunan yang runtuh. Barang-barang di dalam toko berserakan, begitu pula dengan pecahan kaca jendela.
Ribuan personel militer, pemadam kebakaran, dan polisi dari seluruh negeri telah dikirim ke semenanjung Noto di kota Nanao yang relatif terpencil. Tim kesulitan melakukan evakuasi karena terhambat oleh jalan-jalan yang rusak, dan pohon pohon yang tumbang menutup akses jalan. Bahkan salah satu bandara di kawasan tersebut terpaksa ditutup karena landasan pacu retak.
Gempa dengan kekuatan awal 7,6 skala Richter terjadi pada Senin 1 januari 2024 menyebabkan penduduk di beberapa daerah pesisir mengungsi ke tempat yang lebih tinggi ketika gelombang tsunami setinggi sekitar 1 meter atau 3,3 kaki menghantam pesisir barat Jepang.
Baca Juga: 7 Kali Gempa Susulan di Jepang










