TVRINews, Serbia
Sebuah tragedi terjadi di Stasiun Kereta Api Novi Sad, Serbia pada Jumat 1 November 2024, siang hari. Atap sepanjang 35 meter di pintu masuk stasiun runtuh dan menewaskan sedikitnya 13 orang.
Sebagai bentuk duka dan solidaritas, ratusan warga Novi Sad, Serbia berkumpul di alun-alun kota pada Jumat 1 November 2024, malam hari. Mereka menggelar aksi berkabung dengan menyalakan lilin sebagai penghormatan bagi para korban.
Presiden Serbia, Aleksandar Vucic, dalam pernyataannya mengonfirmasi bahwa 5 dari 13 korban tewas belum teridentifikasi.
Setelah peristiwa runtuhnya atap stasiun kereta api ini terjadi, tim penyelamat pun bekerja keras hingga malam hari untuk menemukan korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan.
Derek dan buldoser digunakan untuk mengurai reruntuhan, sementara puluhan petugas penyelamat dan pekerja konstruksi bekerja tanpa henti. Sedangkan sekitar lokasi, ambulans dan staf medis berjaga, siap memberikan bantuan darurat bagi korban yang berhasil diselamatkan.










