TVRINews – Amstedam
Puluhan Penumpang Dievakuasi Melalui Jalur Udara Saat RS Radboudumc Karantina Belasan Staf Medis.
Dua pesawat yang mengangkut 28 penumpang dari kapal pesiar MV Hondius mendarat di Belanda pada Selasa 12 Mei 2026 waktu setempat, menyusul merebaknya wabah Hantavirus di atas kapal tersebut.
Di saat yang bersamaan, sebuah rumah sakit di Nijmegen mengambil langkah preventif dengan mengarantina belasan staf medis.
Pesawat tersebut mendarat di Bandara Eindhoven sesaat setelah tengah malam. Otoritas setempat mengonfirmasi bahwa terdapat delapan warga negara Belanda di dalam penerbangan tersebut, sementara penumpang berkebangsaan lain akan melanjutkan perjalanan ke negara asal mereka masing-masing.
Prosedur Ketat di Rumah Sakit
Ketegangan meningkat di sektor kesehatan domestik setelah Rumah Sakit Radboudumc di Nijmegen memutuskan untuk merumahkan 12 anggota staf mereka selama enam minggu, setelah diketahui bahwa sampel darah dan urin pasien yang terinfeksi sempat ditangani tanpa protokol keamanan yang diperketat.
Pihak rumah sakit menyatakan bahwa risiko infeksi bagi staf tersebut sangat rendah dan layanan pasien tetap berjalan normal tanpa gangguan.
Pasien yang bersangkutan, seorang penumpang MV Hondius, mulai menjalani perawatan intensif sejak 7 Mei lalu.
"Kami akan menyelidiki jalannya peristiwa ini secara saksama untuk mengambil pelajaran agar kejadian serupa dapat dicegah di masa depan," ujar Bertine Lahuis, Ketua Dewan Eksekutif Radboudumc, dalam pernyataan resminya.
Korban Jiwa dan Sebaran Internasional
Wabah ini telah merenggut tiga nyawa sejak pertama kali terdeteksi, yang terdiri dari pasangan suami istri asal Belanda dan seorang warga negara Jerman.
Meski Hantavirus umumnya menyebar melalui tikus liar, strain Andes yang teridentifikasi dalam kasus ini memiliki kemampuan langka untuk menular antarmanusia melalui kontak dekat.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin melaporkan telah terdapat tujuh kasus terkonfirmasi dan dua kasus suspek. Salah satu suspek berada di Tristan da Cunha, sebuah pulau terpencil di Atlantik Selatan, di mana fasilitas pengujian belum memadai.
Kondisi terkini dari para penyintas di luar Belanda meliputi:
• Prancis: Seorang warga negara Prancis dinyatakan stabil di ruang perawatan intensif setelah sempat mengalami penurunan kondisi kesehatan di Kepulauan Canary.
Perdana Menteri Prancis, Sebastien Lecornu, mengonfirmasi status tersebut pada Senin waktu setempat.
• Spanyol: Kementerian Kesehatan Spanyol melaporkan satu dari 14 warganya yang dikarantina di Madrid menunjukkan hasil tes positif, meskipun pasien tersebut tidak menunjukkan gejala klinis (asimptomatik).
Posisi Kapal MV Hondius
Pemilik kapal, Oceanwide Expeditions, menyatakan bahwa MV Hondius telah bertolak menuju Belanda pada Senin 11 Mei malam dengan membawa 25 awak kapal serta tim medis yang terdiri dari dokter dan perawat.
Kapal yang kini telah kosong dari penumpang tersebut diperkirakan akan bersandar di pelabuhan Belanda pada 17 Mei mendatang.
Hantavirus strain Andes terus menjadi perhatian serius otoritas kesehatan global karena karakteristik patogennya yang berbeda dari varian hantavirus lainnya, terutama terkait potensi transmisi sekunder di lingkungan medis maupun komunitas.










