TVRINews – New Delhi
Perkuat Kemitraan Ekonomi, India dan Putin Targetkan Perdagangan 100 Miliar Dolar AS di Tengah Ketidakpastian Global
Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Rusia Vladimir Putin kembali menggelar pertemuan bilateral untuk memperkuat hubungan ekonomi serta strategis kedua negara.
Pertemuan penting ini berlangsung di sela-sela persiapan KTT BRICS ke-18 di New Delhi, Jumat 11 September 2026.
Pertemuan tersebut menandai interaksi tatap muka kedua bagi kedua pemimpin dalam kurun waktu kurang dari dua pekan, menyusul perjumpaan mereka sebelumnya di Bishkek pada ajang KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO). Di tengah lanskap geopolitik global yang diwarnai ketegangan dan fragmentasi rantai pasok, Moskow dan New Delhi menegaskan komitmen untuk memperluas cakupan kerja sama.
"Dialog dan diplomasi tetap menjadi satu-satunya jalan untuk menyelesaikan berbagai konflik yang ada," ujar PM Modi, seraya menegaskan kesiapan India untuk mendukung penuh upaya pemulihan perdamaian dunia, sebagaimana dirilis oleh Kementerian Luar Negeri India.
Fokus Ekspansi Perdagangan dan Industri
Dalam lawatan tersebut, kedua kepala negara meninjau kemajuan konkret di berbagai sektor, mulai dari pertahanan dan energi hingga mobilitas tenaga kerja terampil. Salah satu agenda utama adalah upaya mendongkrak nilai perdagangan bilateral yang saat ini berada di kisaran 60 miliar dolar AS, dengan target ambisius mencapai 100 miliar dolar AS menjelang tahun 2030.
Sebagai simbol komitmen ekonomi baru, Modi dan Putin menyempatkan diri mengunjungi pameran industri internasional INNOPROM India. Langkah ini merefleksikan pergeseran fokus kemitraan yang tidak lagi hanya bertumpu pada poros tradisional pertahanan dan energi, melainkan merambah kerja sama industri manufaktur, teknologi, serta kemitraan bisnis lintas batas.
Menteri Perdagangan dan Industri India, Piyush Goyal, menyampaikan bahwa pencapaian target perdagangan tersebut memerlukan pertumbuhan dua digit yang konsisten serta partisipasi aktif dari sektor swasta kedua belah pihak. Sejumlah bidang potensial yang turut dibahas meliputi rantai pasok baja, perkeretaapian, mineral kritis, energi nuklir sipil, hingga proyek bersama di sektor pupuk.
Diplomasi Kebudayaan dan Agenda Masa Depan
Di sela-sela agenda diplomasi tingkat tinggi yang padat, PM Modi turut menyerahkan cinderamata berupa terjemahan bahasa Rusia dari karya klasik Tamil, Thirukkural, kepada Presiden Putin. Gestur kultural ini dinilai memperkuat dimensi hubungan antarwarga (people-to-people contacts) di antara kedua negara.
Menutup rangkaian pertemuan tersebut, Presiden Putin secara resmi mengundang PM Modi untuk berkunjung ke Rusia guna menghadiri KTT Tahunan India-Russia ke-24. Undangan tersebut telah diterima dengan baik, sementara rincian waktu pelaksanaan akan dikoordinasikan lebih lanjut melalui jalur diplomatik resmi.










