
(Foto: AP News)
Penulis: Fityan
TVRINews – Beijing, China
Parade Militer Tiongkok: Kedatangan Presiden Prabowo Penting untuk Hubungan Bilateral
Presiden RI, Prabowo Subianto, akhirnya tiba di Beijing, China, pada Rabu (3/9) dini hari untuk menghadiri peringatan akbar 80 tahun kemenangan Perang Tiongkok melawan Agresi Jepang. Kehadiran Presiden Prabowo menjadi pusat perhatian, terutama setelah penundaan mendadak yang memicu spekulasi.
Sebelumnya, jadwal keberangkatan Presiden Prabowo yang seharusnya dilakukan pada Minggu, 31 Agustus, terpaksa ditunda. Penundaan ini diakui pihak Istana sebagai respons terhadap dinamika keamanan dalam negeri, menyusul aksi massa yang terjadi di Jakarta dan beberapa daerah lain.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, dalam pernyataan resminya, mengonfirmasi kedatangan pemimpin Indonesia tersebut. "Presiden Indonesia Prabowo Subianto memutuskan untuk menghadiri peringatan 80 tahun kemenangan Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok melawan Agresi Jepang dan Perang Anti-Fasis Dunia di Tiongkok atas undangan," ungkapnya, seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Luar Negeri China.
Penundaan ini ternyata tidak mengurangi urgensi kehadiran Presiden Prabowo. Menteri Sekretariat Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa permintaan dari Pemerintah China sangat kuat agar Prabowo tetap bisa hadir, paling tidak di acara puncak dan parade militer.
"Bapak Presiden di dalam mengambil keputusan tentu saja tetap mempertimbangkan segala sesuatu yang berkenan dengan dinamika beberapa hari di tanah air," jelas Prasetyo Hadi dalam keterangannya yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden.
Prasetyo menambahkan, "Namun Bapak Presiden di dalam mengambil keputusan tentu saja tetap mempertimbangkan segala sesuatu yang berkenan dengan dinamika beberapa hari di tanah air."
Kehadiran Presiden Prabowo di salah satu acara peringatan terbesar Tiongkok ini tidak hanya menandai kuatnya hubungan bilateral, tetapi juga mengirimkan sinyal diplomatik yang penting tentang posisi Indonesia di panggung global.
Baca juga: Tujuh PMI Terlantar di Afrika Berhasil Dipulangkan, Kisah Pilu Berakhir Manis
Editor: Redaksi TVRINews
